Gaji TKI di Jepang Lengkap Beserta Pajak dan Asuransi

Gaji TKI di Jepang Lengkap Beserta Pajak dan Asuransi

Jepang adalah salah satu negara pilihan bagi kebanyakan TKI dari Indonesia untuk bekerja. Tak bisa dipungkiri, gaji TKI di Jepang memang terbilang cukup besar dibandingkan dengan negara tujuan lainnya. Nominal gajinya juga disesuaikan dengan standar upah minimum yang berlaku di setiap bidang pekerjaan dan profesinya. Lalu, berapa sih gaji TKI di Jepang tiap bulannya? Untuk menjawab rasa penasaran anda, simak ulasan lengkapnya dalam artikel kali ini.

Besaran Gaji TKI di Jepang

Seperti yang sudah disebutkan di atas, standar gaji di Jepang memiliki jumlah yang berbeda di setiap wilayahnya. Selain itu, ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah gaji para TKI dalam bekerja. Hitungan gaji di Jepang berbeda dengan Indonesia, karena hitungan gajinya berdasarkan jam kerja. Misalnya TKI yang bekerja di pabrik diberi gaji ¥ 1.013 atau Rp 110.000 per jamnya.

Jika Rp 110.000 dikalikan 8 jam kerja, maka akan menghasilkan Rp880.000 per hari, dan satu bulan akan menghasilkan Rp 26.400.000. Menurut keterangan Ohayo Jepang, upah tertinggi di Jepang adalah JP¥  1.041 atau Rp 118 ribu per jam di daerah Tokyo.

Sementara upah terendah adalah JP¥ 820 atau Rp 93 ribu per jam di Okinawa. Jika anda menjadi TKI di Okinawa dengan pendapatan JP¥ 820, maka gaji perbulannya adalah sekitar Rp 14,9 juta belum termasuk fasilitas asuransi, tunjangan, dan upah lembur.

Untuk kegiatan lembur di luar jam kerja, ada penambahan upah 25 persen ke atas. Lembur di hari libur, ada penambahan upah 35 persen ke atas. Beberapa profesi di Jepang memang memiliki penghasilan lebih tinggi, misalnya perawat (kangoshi) yang gajinya Rp 22 – 30 juta per bulan.

Standar Gaji TKI di Jepang Part Time

Selain bisa bekerja sebagai karyawan full time, anda juga bisa menjadi karyawan part time di Jepang, apalagi jika anda datang ke Jepang dengan tujuan sekolah. Gaji TKI di Jepang dengan pekerjaan part time mencapai JP¥ 800 – 850 atau Rp 91 – 96 ribu per jam. Namun, maksimal waktu kerjanya hanya 28 jam per minggu.

Jadi, jika gajimu JP¥ 800 per jam, maka dalam seminggu anda bisa mendapatkan Rp 10,2 juta. Nominal tersebut sudah lebih dari cukup untuk seorang pelajar, meski biaya hidup di Jepang sangat tinggi.

Berapa UMR di Jepang 2023 Berdasarkan Upah Minimum Regional (UMR) Perjam?

Upah minimum regional (UMR) di Jepang dibuat sesuai jam kerjanya. Berikut ini daftar UMR di Jepang 2023 dari situs resmi Kementerian Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang:

Hokkaido

  • Prefektur Hokkaido         = 889 yen atau Rp 99.626 / jam

Tohoku

  • Prefektur Aomori             = 822 yen atau Rp 88.974 / jam
  • Prefektur Iwate                = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Miyagi              = 853 yen atau Rp 92.330 / jam

Akita

  • Prefektur Yamagata        = 822 yen atau Rp 88.974 / jam
  • Prefektur Fukushima      = 828 yen atau Rp 89.624 / jam

Kanto

  • Prefektur Ibaraki             = 879 yen atau Rp 95.144 / jam
  • Prefektur Tochigi             = 882 yen atau Rp 95.469 / jam
  • Prefektur Gunma             = 865 yen atau Rp 93.629 / jam
  • Saitama                              = 956 yen atau Rp 103.479 / jam
  • Prefektur Chiba                = 953 yen atau Rp 103.154 / jam
  • Tokyo                                 = 1.041 yen atau Rp 112.679 / jam
  • Prefektur Kanagawa       = 1,040 yen atau Rp 112.571 / jam

Hokuriku

  • Prefektur Toyama            = 877 yen atau Rp 94.928 / jam
  • Prefektur Ishikawa          = 861 yen atau Rp 93.196 / jam
  • Prefektur Fukui                = 858 yen atau Rp 92.871 / jam
  • Koshinetsu
  • Prefektur Niigata             = 859 yen atau Rp 92.979 / jam
  • Prefektur Yamanashi      = 866 yen atau Rp 93.737 / jam
  • Prefektur Nagano            = 877 yen atau Rp 94.928 / jam

Tokai

  • Prefektur Gifu                   = 880 yen atau Rp 95.252 / jam
  • Prefektur Shizuoka          = 913 yen atau Rp 98.824 / jam
  • Prefektur Aichi                 = 955 yen atau Rp 103.370 / jam
  • Prefektur Mie                   = 902 yen atau Rp 97.634 / jam

Kansai

  • Prefektur Shiga                 = 896 yen atau Rp 106.726 / jam
  • Kyoto                                  = 937 yen atau Rp 101.422 / jam
  • Prefektur Osaka               = 992 yen atau Rp 107.375 / jam
  • Prefektur Hyogo              = 928 yen atau Rp 100.448 / jam
  • Prefektur Nara                 = 866 yen atau Rp 93.737 / jam
  • Prefektur Wakayama      = 859 yen atau Rp 92.979 / jam

Chugoku – Shikoku

  • Prefektur Tottori               = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Shimane           = 824 yen atau Rp 89.191 / jam
  • Prefektur Okayama          = 862 yen atau Rp 93.304 / jam
  • Hiroshima                          = 899 yen atau Rp 97.309 / jam
  • Prefektur Yamaguchi       = 857 yen atau Rp 92.763 / jam
  • Prefektur Tokushima       = 824 yen atau Rp 89.191 / jam
  • Prefektur Kagawa             = 848 yen atau Rp 91.788 / jam
  • Prefektur Ehime               = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Kochi                 = 820 yen atau Rp 88.758 / jam

Kyushu

  • Prefektur Fukuoka           = 870 yen atau Rp 94.170 / jam
  • Prefektur Saga                  = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Nagasaki          = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Kumamoto      = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Oita                   = 822 yen atau Rp 88.974 / jam
  • Prefektur Miyazaki          = 821 yen atau Rp 88.866 / jam
  • Prefektur Kagoshima      = 821 yen atau Rp 88.866 / jam

Okinawa

  • Prefektur Okinawa          = 820 yen atau Rp 88.758 / jam

Apakah Ada Potongan Pajak dan Asuransi?

Meski memiliki gaji yang sangat besar, namun gaji TKI di Jepang perbulannya juga akan mendapat potongan untuk pajak penghasilan dan asuransi kesehatan, di mana potongan pajak tersebut akan disesuaikan dengan total pendapatan perbulannya.

Ada dua jenis pajak di sana, yakni pajak pendapatan (shotoku-zei) dan pajak tinggal (juumin-zei). Sementara asuransi adalah keharusan bagi penduduk yang tinggal di Jepang agar bisa mendapatkan keuntungan sosial.

Ada beberapa jenis asuransi, seperti asuransi pekerja (koyou hoken) untuk karyawan yang di-PHK, asuransi kecelakaan kerja (rousai hoken) yang ditanggung pekerja, dan asuransi kesehatan (kenkou hoken). Selain asuransi, ada juga iuran pensiun yang berlaku untuk pekerja di perusahaan swasta atau negeri.

Anda bisa menarik uang pensiun ini jika bekerja di Jepang sudah lebih dari 7 bulan. Semua hal yang dijelaskan di atas adalah persyaratan yang harus dimasukkan ke dalam kontrak sebelum bekerja, termasuk uang lembur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *